Berita Home Hukum & Kriminal

Begini Kecepatan Sepeda Motor Bocah Korban Penculikan di Tangsel Yang Nekat Melompat .

Berita Lennus, Tangsel – Dugaan Percobaan penculikan dan pencabulan terhadap anak di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu kota Tangerang Selatan (Tangsel), bisa di jadikan pelajaran khususnya kepada orang tua agar selalu mengingatkan anaknya agar selalu berhati-hati dan jangan mudah percaya kepada orang lain, apa lagi baru dikenal. himbauan ini dikatakan Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, saat keterangan persnya terkait pengungkapan kasus tersebut pada Jumat (14/01/2022).

Lebih lanjut Sarly menjelaskan, untuk tersangka DFR (laki-laki) kini sudah kami tahan, dengan barang bukti rekaman CCTV di TKP, Sepeda Motor yang digunakan pelaku menjemput korban, serta kaos dan celana yang digunakan pelaku ketika melakukan tindak pidana.

Sementara Korban AAS kelahiran Jakarta Tahun 2009 status pelajar yang melompat dari sepeda motor tersangka, kecepatannya diperkirakan 60 sampai dengan 80 Km per-jam sehingga mengalami luka lecet, kata Sarly

“Kejadian berawal dari pelaku berpura-pura tidak bisa menggunakan aplikasi Goggle Map menanyakan alamat, lalu meminta tolong kepada korban untuk diantarkan dengan memboncengi korban, korbanpun bersedia mengantarkan.

Dalam perjalanan pelaku berulang kali memegang paha korban, korban memang sempat melawan, setelah itu korban melakukan aksi nekat dengan melompat dari sepeda motor pelaku, dan melarikan diri untuk meminta bantuan warga, tepatnya di Desa Pabuaran Kec. Gunung Sindur, Kab. Bogor, ujar Serly.

Untuk pasal yang dilanggar yaitu, percobaan penculikan terhadap anak dan atau pencabulan terhadap anak dan atau membawa pergi perempuan yang belum dewasa (dibawah umur) tanpa ijin sebagaimana dimaksud pasal 83 (dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun).

“Dan atau pasal 82 UU No. 17 tahun 2016 tentang PERPU No. 1 Tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 53 KUHP (dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun) dan atau pasal 332 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. (ags)

Related posts

Dugaan Penyelewengan dan Markā€™up Anggaran Dana Desa (DD) diKampung Bumi Sri Kec. Rawa Pitu

admin@lennus

Polda Metro Jaya Tetapkan Koboi Jalanan Aniaya Sopir Taksi Online Sebagai Tersangka

admin@lennus

TIM LPSE TANGSEL RAIH SERTIFIKAT ISO 9001 : 2015

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.