Berita Ekonomi Home Pendidikan

Ikutan Puyeng, Pondok Cabe Ilir Minta di Bangun Sekolah Negeri

Berita Lennus, Pamulang, Tangsel – Sejak diberlakukannya sistem zonasi, keberadaan Sekolah Negeri tidak jauh dari tempat tinggal memang banyak diharapkan oleh masyarakat, terutama tingkat Menengah Pertama, maupun Menengah Atas. Karena, keberadaan sekolah Negeri di tingkat tersebut belum sepenuhnya ada di wilayah Kelurahan. Hal ini juga dikatakan Munadi Selaku Lurah Pondok Cabe Ilir Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan terkait usulan di tahun 2023, bertempat aula Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kamis (24/02/2022).

Munadi mengatakan, ada hal yang ingin saya sampaikan, Kantor Kelurahan Pondok Cabe Ilir dibeliin tanahnya, dibangun kantornya, begitu juga Puskesmas Pondok Cabe Ilir, dibeliin tanahnya, dibangun fisiknya, kalau kantor Kelurahan dan Puskesmas sudah ada disebelah timur, oleh karena itu belum lengkap rasanya apa yang menjadi harapan masyarakat Kelurahan Pondok Cabe Ilir utamanya sebelah barat belum terpenuhi, adapun yang di inginkan, yaitu di bangunnya SMP Negeri, meski demikian keberadaan SMP Negerinya kudu sebelah barat gitu katanya warga.

“Munadi menjelaskan, untuk Pembangunan SMP Negeri, mengenai lahan di wilayah Kelurahan Pondok Cabe Ilir sudah ada seluas 6000m2, dalam hal ini mohon Pak Dewan, Pak Camat, dorong supaya bisa dibeli tanahnya itu aja dulu, sebab tiap tahun ajaran baru kita puyeng, bukan “Pak Camat sama Pak Dewan aja yang puyeng, Lurah juga puyeng canda Munadi, apa lagi kalau liat anak warga saya nilainya tinggi, tapi ga masuk atau tidak diterima di sekolah Negeri, “ucapnya.

Sementara itu dalam kesempatannya Camat Pamulang Mukroni antara lain menerangkan, berbicara pontensi khusus Pondok Cabe Ilir, saat ini ada lapangan terbang dikenal secara nasional, untuk keseluruhan wilayah Pamulang sendiri, kita punya banyak potensi seperti, terminal pondok Cabe, gerbang tol Pamulang, Tugu Pamulang, ada dua Situ yang luas, Golf, dan lain sebagainya.

“Terkait Kelurahan Pondok Cabe Ilir yang tadi di sampaikan, harapannya ingin fokus kepada sarana pendidikan, dengan sistem zonasi untuk nilai tentunya kita merasa di rugikan, sebagai contoh misalkan anak tinggal di Pondok Cabe Ilir Kecamatan Pamulang dengan nilai tinggi daftar ke SMAN 8 Tangsel wilayahnya Kecamatan Ciputat Timur, mengerucut lagi Kelurahan Cirendeu, maka yang diutamakan adalah masyarakat Kelurahan Cirendeu.

“Masih kata Mukroni, ketika saya di Pondok Ranji Ciputat Timur, wilayah tersebut ada sekolah SMA Negeri 4, kalau berdasarkan nilai, waktu itu banyak warga sekitar hanya bisa nonton, dan yang bersekolah masyarakat luar, artinya sistem zonasi ada plus minusnya. Mudah-mudahan “Pak Dewan dan kami pihak Kecamatan Pamulang bersama Pak Lurah bisa mendorong bagaimana sarana pendidikan yang diinginkan dapat terpenuhi, “imbuhnya

Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD Tangsel diantaranya, Drajat Sumarsono, Ali Rahmat, Tarmizi lewat media zoom, Bapedda Tangsel lewat media zoom, Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Pondok Cabe Ilir Prihadiyanto, Rt dan Rw, Tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (Ags.G)

Related posts

BENYAMIN LANTIK 648 PPPK GURU TANGSEL

admin@lennus

Satu dari Lima Korban di Bekasi diduga Pelaku

admin@lennus

Gebyar Awal Tahun 2023 Sekaligus Peresmian Bazaar UMKM Situ Gintung Oleh Camat Ciputat Timur

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.