beritalennus.co.id Sumatera Selatan – Pada hari senin, 17/07/23 Masyarakat Desa Srimulia Kecamatan Pampangan. Pak Masri Ripon. Melaporkan ke Lembaga Aliansi Indonesia. Khususnya Trc Bpan Aliansi propinsi Sumatra Selatan. Dalam laporan tanda tangan dia di palsukan, karena didalam pencairan dana Blt. Nama dicatut dsana tapi dia tidak menerimahnya, maka dia memintak Kepada Lembaga Aliansi supaya membantu untuk menindak lanjutinya.
Masri Ripon ditemui Awak Media Berita Lensa Nusantara / www.beritalennus.co.id Mengatakan bahwa dia tidak menerima bantuan dari pemerintah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), namanya ada tapi dia tidak menerima bantuan tersebut, dan juga ada beberapa warga desa srimulia yang tidak menerimah bantuan tersebut hanya ada namanya tapi tidak menerima. Ini yang jadi masalahnya. Kami sudah laporkan ke Dinas yang berwenang sampai sekarang belum ada kejelasan.

Toat Wijaya. SH. Ketua Trc Bpan Aliansi propinsi Sumatra. Mengatakan kepada Awak Media Lensa Nusantara. Benar laporan sudah diterima dan akan menindak lanjutinya dalam waktu dekat ini, karena Dana Bantuan Pemerintah harus tepat sasaran sampai ke penerima.
Karena bantuan tersebut untuk meringankan masyarakat Desa tersebut, apa lagi bantuan tidak tepat sasaran,,dan namanya ada tapi tidak menerima bantuan itu, Aliansi Indonesia akan berbuat dan pendampingan masyarakat yang di Zolimi oleh oknum pejabat desa yang bermain di anggaran Aliansi tidak segan melaporkanya apabila ditemukan, adanya penyalahguna wewengan kapasitas sebagai pejabat desa untuk menindak tegas karna ini bantuan masyarakat yang dan diprogramkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Ditemui awak media lensa nusantara, masyarakat Desa Srimulya Kecamatan Pampangan Oki, yang di wakili sekaligus korban dana BLT DD Covid 19, tahun 2020-2021 yang di programkan oleh Presiden. Nipon Masri selaku korban mengatakan bahwa dia dan warga lainnya, Agus, Megi, Astuti, Martus.

Dana BLT DD tahun 2020 telah banyak penyimpangan dan penyalah gunaan yang telah di lakukan oleh Oknum Kades, ada beberapa nama penerima BLT DD Tahun 2020 yang namanya tercatat di SPJ (Surat Pertanggung Jawaban) sebagai penerima tapi masyarakat tidak menerima uang tersebut dan tanda tangannya di palsukan dan ada juga diantaranya yang menerima BLT DD Tahun 2020, itu bukan warga Desa Srimulya, melainkan warga desa lain, contoh: Jodi, setelah di cek ternyata warga Desa Deling, banyak ditemukan kejanggalan lainnya di Data penerima Tahun 2020 tersebut Diataranya manipulasi Data, Datanya tidak valid.
Tim Lennus
