Berita Ekonomi Global Home Pendidikan Sosial

SMPN 8 Gelar Giat P5 Dengan Bertema “Kearifan Lokal” Kadisdikbud Tangsel Berikan Apresiasi

beritalennus.co.id Tangerang Selatan – Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka merupakan kegiatan kurikuler berbasis projek,yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Dalam hal ini SMP Negeri 8 Tangsel gelar kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengusung tema ” Kearifan Lokal ” yang diikuti oleh seluruh siswa dan para guru yang memakai pakaian adat Nusantara.Jum’at (27/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan Deden Deni S.E.S.AP.M.M didampingi Kepala Bidang (Kabid) SMP Dedi S,Sos yang mengapresiasi kegiatan tersebut.

Kepala sekolah SMP Negeri 8 Tangsel Drs.H.Muslih M.Pd memaparkan,bahwasanya rangkaian kegiatan P5 sudah berlangsung sejak hari Senin (23/10) berbagai karya dan perlombaan 6 bidang sudah dilaksanakan,hari ini adalah Exponya.Banyak karya siswa-siswi yang dipamerkan,ada berupa buku,Cerpen atau puisi namun ada juga hasil karya kerajinan tangan yaitu lukisan.

Menurutnya,dari 6 bidang yang dilombakan, semuanya sangat menarik apalagi ada Expo juga ditambah pameran hasil karya siswa.Dan juga ada yang sangat luar biasa ternyata mereka bisa membuat buku dengan berbagai judul cerita yang pada saat ini sudah ada sekitar 30 judul buku.Jadi,kami berharap siswa SMP Negeri 8 dapat memiliki
keterampilan,mandiri,kebhinekaan,iman dan taqwa,serta bernalar kritis,tutupnya.

” Kegiatan P5 sudah kesekian kalinya digelar SMP Negeri 8 dan ini prestasi yang sangat luar biasa.Dengan tema Kearifan lokal menunjukkan Kebhinekaan Global,bisa kita lihat para guru semua memakai pakaian adat Nusantara dari berbagai suku dan ini adalah salah satu cara kita untuk melestarikan budaya Nusantara.”tutur Deden Deni.

Deden Deni juga mengatakan pentingnya pengetahuan tentang manfaat tekhnologi yang semakin canggih.Dengan kecanggihan teknologi dikawatirkan anak-anak kita terbawa dalam pengaruh budaya asing yang jika tidak kita berikan pemahaman akan manfaatnya maka dikawatirkan kerusakan dalam anak-anak berimajinasi,jelasnya.

” Harapan kami dari kegiatan P5 ini anak-anak untuk 23 tahun kedepan di tahun 2045 mampu menghadapi tantangan dengan memiliki keterampilan,keahlian serta kemampuan bersaing dengan yang lain.Dan kami sangat apresiasi sekali khususnya siswa SMP Negeri 8 yang sudah bisa menulis dan dijadikan buku menuangkan imajinasi, kreativitas mereka,”pungkasnya.

Ditempat yang sama Kepala Bidang (Kabid) SMP Dedi S.Sos menambahkan “Apa yang sudah disampaikan pak kadis tadi ini kegiatan yang menyelaraskan dengan program Kemendikbud RI yaitu dengan Kurikulum Merdeka dengan program P5.

(Devry)

Related posts

KPU Tangsel Ajak Masyarakat Wujudkan Pilkada Aman di Gelaran Kampanye Damai

admin@lennus

Berbagi Takjil Dengan Anak Yatim SertaBuka Puasa Bersama & Oleh Ormas PP Pac Solear Kepada Pengguna Jalan di Desa Cikasungka Wilayah Hukum Polsek Cisoka Polres Kabupaten Tangerang

admin@lennus

Wansori Calon Tunggal Sebagai Ketua DPC Demokrat Di Lampung Utara

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.