beritalennus.co.id Probolinggo — Warga Dusun Potos, Desa Kalikajar Kulon Kecamatan Paiton, kini boleh bernapas lega. Setelah sekian lama mengandalkan jalan tanah yang licin saat hujan dan berdebu di musim kemarau, kini jalan yang menjadi akses ke madrasah dan pondok pesantren mulai dibangun dengan rabat beton.
Jalan sepanjang 115 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 20 cm ini dikerjakan menggunakan anggaran Dana Desa Tahap I Tahun 2025 sebesar Rp108 juta. Proyek ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal harapan dan kebutuhan nyata masyarakat
Yang menarik, proses pembangunan ini dipantau langsung oleh Kepala Desa Kalikajar Kulon, yang akrab disapa Kang Jatim. Ia bahkan terlihat beberapa kali turun ke lokasi, berdiskusi dengan warga dan memastikan kualitas pekerjaan benar-benar sesuai harapan.
“Bukan soal beton dan angka, ini soal tanggung jawab. Jalan ini adalah kebutuhan pokok masyarakat, apalagi banyak orang tua santri yang setiap hari lewat sini,” ujar Kang Jatim saat ditemui di lokasi pengerjaan, Jumat (30/5/2025).

Sebelumnya, desa ini juga telah membangun sebuah jembatan sebagai penghubung antar-dusun. Dengan adanya rabat beton ini, maka infrastruktur yang sebelumnya hanya “setengah jalan”, kini semakin menyatu dan mempermudah mobilitas warga, terutama anak-anak sekolah.
Warga setempat menyambut hangat pembangunan ini. Banyak dari mereka yang sehari-hari mengantar anak ke madrasah merasa lebih aman dan nyaman. Apalagi, proyek ini juga melibatkan warga secara langsung, menjadi bagian dari program padat karya.
“Kami senang karena pembangunan ini benar-benar dirasakan. Jalan ini bukan cuma buat lewat, tapi jadi penghubung kehidupan sehari-hari,” kata cak suyet, masyarakat setempat.
Rencananya, pembangunan ini masih akan berlanjut tahun depan untuk penyempurnaan jalur hingga benar-benar tuntas.
Dengan semangat gotong royong dan pengelolaan anggaran yang transparan, pembangunan jalan rabat beton ini menjadi bukti bahwa Dana Desa memang bisa menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar warga dari akar rumput, untuk rakyat.
Rachman
