Berita Daerah Ekonomi Politik Sosial

JEMBATAN ” PUTUS ” DITERJANG BANJIR,PETANI KOPI CARTER.WARGA SETEMPAT MENJERIT HARGA SEMBAKO MELAMBUNG

beritalennus.co.id, Muaradua, OKUS, Sumatera Selatan – Paska sepuluh hari terakhir ini jembatan yang merupakan penghubung Desa Pesugihan dengan Desa Tanjung Tebar.Sepanjang sekitar 100 meter,l ebar enam meter baru baru ini rusak berat,akibat diterjang banjir cuaca buruk.

Pantauan jurnalis Berita Lensa Nusantara Sumsel ke lokasi Jumat,21 Juli 2022 menyebutkan Ratusan arus kendaraan roda empat atau lebih harus terhenti Pasalnya jembatan darurat yang dibuat warga setempat hanya mampu dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki,sejauh 400 meter dengan kemiringan tebing sekitar 70 derajat Warga yang berada di Desa Tanjung Tebat, Lawang Agung dan Desa Bayur Tengah, Kecamatan Muaradua Kusam, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS)

Masyarakat setempat menjerit Pasalnya harga sembako di tiga desa tersebut melambung harganya sekitar 40 hingga 50 persen dari harga pasaran, cetus istri Kades Tanjung Tebat, Ibu Haris, SPd kepada media ini berkunjung ke kediamannya kemarin “Susah pak wartawan saat ini jembatan rusak, harga minyak goreng masih Rp.25 ribu perliter Juga harga lain juga merambat naik hingga 40 persen.Juga angkutan kopi yang siap dijual ke toko kopi harus menggunakan ojek motor terbaik, juga harus keluarkan biaya, cetus ibu kades dengan nada memelas.

Saya bersama tiga desa ini yang berpenduduk sekitar 4000 jiwa lebih ini, berharap kepada Pemda OKUS secepatnya memperbaiki jembatan secara permanen.Jangan asal jadi,harap ibu kades yang berprofesi sebagai guru, Sementara Kepala Desa Alundua,Amrijaya (37 ) yang merupakan desa tetangga menuturkan, Pemda OKUS bersama instansi terkait PU Bina Marga secara serius memperhatikan dan memperbaiki jembatan tersebut, yang merupakan urat nadi warga di tujuh desa ini,tandasnya Amri Jaya serius.

Saat ini sedang bekerja para tukang memperbaiki jembatan tersebut saat ini baru sekitar 40 persen selesai tambah Kades Amrijaya yang baru periode pertama ini menjabat Salah seorang petani jasa ojek Burhan (48) menuturkan sekali angkut karung berisi biji kopi siap jual menerima upah kisaran Rp.40.000 hingga Rp.50.000 untuk satu karung seberat minimal 100 Kg sejauh sekitar dua KM. tutur ayah lima anak ini, Kami buruh angkut kopi ini harus ektra hati- hati, kalo tidak bisa terjatuh tandasnya dengan sembari mengelap keringat di lehernya, Ungkapnya.

(Muzany Ilyasa)

Related posts

Diduga Langgar Aturan, Pengisian Pertalite Dua Kali di SPBU Buaran Indah Akan Dilaporkan ke Kementerian ESDM

admin@lennus

Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pers Periode 2022-2025 Pers Dibuka .

admin@lennus

Lembaga Swadaya Masyarakat Maju Adil Jagat Aman Sentosa (MAJAS) Bagikan Sembako Sekitar 200 Paket.

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.