Berita Daerah Ekonomi Global Hukum & Kriminal Pendidikan Politik Sosial

PIAGAM KEHORMATAN UNTUK PAHLAWAN PEMBANGUNAN UDAH TIDAK DIBUTUHKAN LAGI

beritalennus.co.id ( Tangerang ) Piagam Kehormatan yang diberikan dan ditanda tangani oleh pemegang kekuasaan Kepada sosok yang sudah berjasa untuk negara.. adalah bukti bahwa penerimanya layak dihormati dan dikenang sebagai Pahlawan Pembangunan

Berbeda dengan piagam penghargaan, umumnya didapatkan karena prestasi yang di raih dalam sebuah kegiatan , event atau perlombaan . Biasanya ditandai tangani dan diberikan oleh penyelenggara kegiatan

Lain halnya dengan Piagam Kehormatan , diberikan oleh pemegang kekuasaan kepada seseorang yang terbukti sudah berjasa, rela berkorban jiwa dan raga demi negara.

Namun saat ini, sepertinya piagam Kehormatan untuk sang pahlawan pembangunan sudah tidak diperlukan. Terbukti saat ini jarang terdengar adanya pemberitaan yang berkaitan dengan pemberian piagam Kehormatan yang diberikan oleh pemegang kekuasaan

Seperti piagam Kehormatan yang diberikan kepada Almarhum Barnas Sujana yang sudah berjuang mengorbankan jiwa dan raga demi negara . Ramai disiarkan secara langsung di TVRI

Saat Itu Almarhum bekerja sebagai pegawai Telkom di Kota Bandung. Almarhum bersama ketiga rekannya diberikan tugas masuk ke daerah pedalaman Kalimantan Tengah untuk mengembangkan sistem telekomunikasi. dengan tujuan agar pembangunan lebih mudah berkembang

Namun setelah berhasil dan sukses menjalankan tugas, saat pulang menyebrang sungai Kuala Pembuang Kapal fery yang ditumpangi bersama 3 rekannya terbalik Sebelum meninggal, Almarhum berusaha menyelamatkan penumpang anak – anak bahkan Ibu Hamil, Seluruh penumpang selamat namun Almarhum beserta kedua rekannya tidak terselamatkan, Bahkan sampai saat ini jasad Almarhum tida diketemukan.

Kerena jasa’, perjuangan dan pengorbanan nya , Persiden RI Ke 2 memberikan Piagam Kehormatan diberikan langsung kepada Istri Almarhum di Istana Negara, Saat itu Almarhum meninggalkan 6 Orang Anak yang masih duduk di bangku SD, SMP dan SPG

Piagam kehormatan tersebut sekarang di pegang oleh anaknya yang aktif sebagai jurnalis , Atep ( Nama penggilan keluarga ) .

Ironisnya beberapa Minggu lalu Piagam Kehormatan tersebut mau dibakar . karena dianggap tidak di perlukan bahkan hanya menjadi kenangan sedih yang memilukan

Menurut Atep , sekarang lebih penting berlomba berebut kekuasaan demi mengumpulkan harta kekayaan Tidak peduli dengan kehormatan

” Sekarang mah sudah tidak ada lagi. piagam Kehormatan, yang ada ribut berebut kekuasaan

Negara habis digerogoti oleh si jahanam yang berhasil masuk dalam lingkaran kekuasaan menikmati harta kekayaan dari hasil pajak rakyat

Mereka seolah tampil berjuang untuk kemakmuran , membela kemiskinan, padahal diantara mereka ada, bahkan mungkin banyak yang seperti tidak punya belas kasihan alias bajingan ” Ketus , Atep dikediamannya, Senin ( 11/8/ 2025 )

( Red )

Related posts

Perayaan HUT BRI ke-130, KCP Cirendeu Teguhkan Semangat Kebersamaan dan Pelayanan

admin@lennus

Jumat Berkah BRI KC Cilegon, Wujud Kepedulian dan Silaturahmi Bersama Masyarakat

admin@lennus

Mayat dalam Toren di Pondok Aren Ternyata Seorang Bandar Sabu, Terlibat Jaringan Narkoba!

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.