beritalennus.co.id Depok – Dengan mengusung tema “Mengasuh anak di Era Digital, Menjaga Akhlak, Membangun Kedekatan, Menentukan Arah”, Yayasan Nurul Hidayah berkolaborasi dengan komite sekolah TK, SD, dan SMP Islam Nurul Hidayah menyelenggarakan seminar parenting.
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kalangan orang tua murid yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, bertempat, Masjid Yayasan Nurul, Hidayah, Reni Jaya, Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok, Rabu (6/5).
Seminar menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Kevin Kautsar, pakar psikologi anak dan keluarga, serta Dik Doank, pakar pendidikan karakter yang dikenal aktif menginspirasi keluarga dan generasi muda Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Nurul Hidayah, Danny Sintoko, menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter anak di tengah tantangan era digital saat ini.
“Ayah dan Bunda, anak-anak kita tidak hanya membutuhkan pendidikan, tetapi membutuhkan keteladanan, perhatian, dan kehadiran kita. Maka melalui kegiatan ini, kami berharap akan lahir kesadaran baru, semangat baru, dan komitmen baru dalam mendampingi anak-anak kita,” ujar Danny Sintoko di hadapan peserta seminar.

Materi seminar berlangsung hangat, reflektif, dan menyentuh hati para peserta. Dalam pemaparannya, Dik Doank menyampaikan bahwa, anak merupakan amanah dari Allah yang harus dididik dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang.
“Anak itu milik Allah. Tugas orang tua adalah mendidik dan mengingatkan, bukan memaksa. Allah menugaskan kita sampai menasihati, bukan menjadikan. Allah yang akan mengarahkan anak untuk melukis takdirnya sendiri,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua untuk tidak terjebak dalam tuntutan menjadi sosok yang sempurna. Menurutnya, proses belajar menjadi orang tua merupakan perjalanan panjang yang harus dijalani bersama.
“Tidak menjadi orang tua sempurna bukan berarti gagal menjadi orang tua. Terus belajar, mari kita naik kelas bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kevin Kautsar menegaskan pentingnya pendidikan karakter yang dimulai dari rumah melalui keteladanan dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
“Anak itu titipan Allah, amanah dari Allah yang harus kita rawat dan jaga. Anak lebih membutuhkan kehadiran orang tua daripada sekadar fasilitas,” ujarnya.
Kegiatan seminar parenting ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Nurul Hidayah dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga demi membentuk generasi yang berakhlak, cerdas, dan memiliki arah hidup yang baik di masa depan.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme.
Para peserta tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab hingga akhir kegiatan.
Seminar ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan anak di era digital.(Red)
