beritalennus.co.id Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Akademisi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) membahas kajian produk unggulan Daerah Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini merupakan koordinasi, kolaborasi riset, antara Pemda Kabupaten Indramayu, BRIN dan tim riset PNJ, yang digelar di Aula Bapperida, Rabu, (20/5/26).
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri perwakilan dari beberapa Dinas Kabupaten Indramayu, diantaranya: Ketahanan Pangan dan Pertanian, Perikanan dan Kelautan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian.

Adapun kolaborasi riset dilakukan juga survei lapangan, yang dimulai dari Rabu hingga Sabtu. Untuk tim PNJ sendiri yaitu disebut Pusat Unggulan Desa Wisata Indonesia (Pudewii) dipimpin oleh DR. Nining Latianingsih SH., MH, dengan anggota, Dr. Iis Mariam M.Si. Arizal Putra Pratama MAB BOM, dan Haolia Rahmah ST.,MT PhD, selaku Kepala P3M PNJ.
Nining Latianingsih mengatakan, tujuan pertemuan ini untuk menggali potensi unggulan Daerah yang dapat dikembangkan melalui pendekatan riset dan inovasi.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi, baik Pemerintah Daerah, BRIN dan Akademisi dalam mendukung pengembangan produk unggulan yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.
“Nining menambahkan, melalui kegiatan ini tentunya diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, BRIN dan Akademisi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset, inovasi, dan potensi lokal, sehingga dihasilkannya rekomendasi kebijakan untuk pengembangan produk unggulan Daerah di Kabupaten Indramayu,” pungkasnya.
(Red)
