beritalennus.co.id – Kota Tangerang Selatan – Maulid Nabi mengajak kita mengingat kembali kelahiran Rasulullah SAW, yaitu 12 Rabiul Awal 571 Masehi, serta mengajak kita untuk memetik hikmah dan tauladan atas perjuangan hingga kisah Baginda Rasul.
Tepat di hari Rabu pagi nan cerah ini, SDN Pondok Pucung 02 Kota Tangerang Selatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, terlihat siswa-siswi dan para guru sangat khusuk serta khidmat mengikuti acara tersebut, acara dilaksanakan dilapangan, (16/10/2024).
Nampak hadir dalam acara, Syahrin S.Pd selaku Kepala SDN Pondok Pucung 02 Tangsel, Namad M.Pd Pengawas Kemenag Tangsel, Ida Sukriyah S.Pd Ketua Panitia Acara, Kak Barra (Pendongeng), para Guru-guru dan seluruh staf SDN Pondok Pucung 02 Kota Tangerang Selatan, Komite, Serta tamu undangan lainnya.

Ketika di wawancarai Syahrin kepada awak media mengatakan, Maulid Nabi merupakan sebuah alat sarana untuk mencapai tujuan, agar supaya anak-anak bisa mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW bagaimana sifat, akhlak dan perilakunya.
” Tujuan kami mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah, agar supaya semua warga yang ada di Sekolah ini baik siswa-siswi maupun para guru-guru bisa mentauladani sifat-sifat Rasulullah SAW,” ucap Syahrin
Lebih lanjut, kegiatan ini sangat penting bagi anak-anak kita yang memang sedang pra remaja, pra pubertas bahkan bisa dikatakan sudah remaja, sehingga momen keagamaan ini menjadi benteng utama untuk mencegah.
” Akhlak Rasulullah tidak pernah melakukan kekejian, kejahatan atau menyinggung perasaan orang pun tidak pernah, maka kalau kita memang bercermin kepada Rasulullah, insyaallah yang namanya perundungan, pelecehan, kekerasan bullying dan lain-lain sebagainya tidak akan terjadi,” tegas Kepala SDN Pondok Pucung 2 Tangsel.

Di tempat yang sama, Ida Sukriyah selaku Ketua Panitia Acara kepada awak media juga menyampaikan, Globalisasi ini cukup mempengaruhi terhadap perilaku anak terutama akhlaknya, di samping Rasullullah SAW adalah panutan, dan dapat memberikan syafaat nanti di yaumil qiyamah.
” Ini merupakan suatu apresiasi kolaborasi antara orang tua, guru dan sekolah, yang mana kegiatan ini harus tetap dilaksanakan dan bukan hanya tradisi tetapi merupakan untuk menauladani sifat-sifat Rasulullah SAW yaitu diantaranya: kasih sayang, toleransi, bekerjasama, dan segala sesuatu permasalahan harus diselesaikan secara musyawarah, maka akan terlaksana kegiatan-kegiatan yang baik dan juga perlunya dukungan dari orang tua.
” Ini merupakan aksi nyata atau praktik baik yang perlu dikembangkan oleh sekolah-sekolah baik negeri maupun swasta, jadi saya berharap dengan adanya kegiatan ini keislaman anak-anak semakin kuat, keimanan anak-anak semakin mantap, pelaksanaan perintah agama semua dilaksanakan, dan juga anak-anak kedepannya bisa menjadi warga Kota Tangerang yang berakhlakul karimah
Saya sangat berharap semua siswa-siswi wabil khusus terutama Siswa-siswi SDN Pondok Pucung 02, mereka selalu menerapkan sikap saling menghargai satu sama lain, saling menghormati sehingga tidak akan timbul yang namanya bullying, perundungan dan lain sebagainya,” pungkas Ida Sukriyah.
( EDON/KABUL )
