Berita Daerah Ekonomi Global Home Hukum & Kriminal Politik Sosial

Soal Viral Penyiraman Air, Polsek Pasar Kemis Klarifikasi Terduga Pelaku

beritalennus.co.id Aparat Polsek Pasar Kemis melakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap terduga penyiram air ke jalan di Jalan Pepaya II, Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, yakni A dan istrinya YS.

“Keduanya dimintai klarifikasi mengenai peristiwa tersebut sekaligus terkait laporan dugaan kekerasan yang disebut dialami oleh A,” kata Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, Rabu (3/6/2026).

Humaedi menjelaskan, berdasarkan keterangan keduanya, peristiwa dugaan kekerasan tersebut terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sekitar jam setengah 11 malam. Saat itu, A bersama istri sedang tidak berada di rumah.

Namun saat mengecek CCTV melalui ponsel, nampak beberapa orang berada di pos RT yang lokasinya tidak jauh dari rumah A. Tak lama, A dan istri pulang.

Setibanya di rumah, saat A hendak membuka pagar, beberapa orang menghampiri A lalu mengajak A ke Pos RT. Namun A menolak ikut karena saat itu tidak ada perangkat lingkungan.

“Berdasarkan pengakuan A, beberapa orang tersebut menarik leher A lalu membawa ke Pos RT,” ujar Humaedi.

Masih berdasarkan keterangan A, di Pos RT, A mengaku dicecar pertanyaan dan diminta mengaku telah menyuruh istrinya menyiramkan air ke jalan. Namun A menolak mengaku karena tidak merasa melakukan hal tersebut.

“Menurut A, situasi lalu memanas terjadilah cekcok mulut,” kata Humaedi.

A kemudian berinisiatif hendak merekam peristiwa tersebut. Namun salah seorang warga meminta agar peristiwa itu tidak direkam. Menurut A, permintaan itu dibarengi dengan pukulan ke A yang mengenai pelipis bawah mata sebelah kiri dan ponsel A pun terjatuh.

“Atas peristiwa tersebut, A melapor ke Polsek Pasar Kemis,” ujar Humaedi.

Humaedi menerangkan, peristiwa penyiraman itu sudah beberapa kali dimusyawarahkan. Namun, sejak A melaporkan dugaan kekerasan yang diklaim dialaminya, video penyiraman itu beredar di media sosial.

Berdasarkan pengakuan A dan istri, air yang disiramkan ke jalan adalah air sabun bekas membersihkan lantai rumah. Adapun alasan air tersebut disiramkan ke jalan, menurut A kepada polisi, adalah agar dapat mengurangi debu.

“Dalam peristiwa ini, kamimasih melakukan proses penyelidikan guna peroses lebih lanjut,” pungkas Humaedi.

Related posts

Tanah Warisannya Belum ada Ganti Rugi, SADIH BIN GANAN Layangkan Somasi Melalui Kuasa Hukumnya ke DIRUT PT. PLN PUSAT

admin@lennus

KUNJUNGAN SILATURAHMI KETUA MEDIA LENSA NUSANTARA SUMSEL KEKANTOR CAMAT ILIR TIMUR II PALEMBANG

admin@lennus

*Dilantik Jadi Ketua ICMI, Benyamin Akan Kembangkan Ekonomi Syariah di Sistem Pemerintahan*

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.