Berita Bisnis Daerah Ekonomi Global Politik Sosial

Pelatihan Soft Skill dan Bahasa Inggris Bagi Pemandu Wisata Kabupaten Bogor di Gelaran PKM PNJ

beritalennus.co.id Kabupaten Bogor – Nawacita adalah 9 prioritas pembangunan nasional berkelanjutan yang dimulai pada era kepresidenan Joko Widodo hingga kini, yang bertujuan untuk membangun dan menciptakan SDM yang unggul dan berkualitas sehingga dapat menuju Indonesia emas di 2045.

Nawacita digunakan sebagai fokus pembaruan Indonesia agar memiliki kedaulatan secara politik, serta mampu mandiri dalam melakukan pengelolaan ekonomi dan memiliki kepribadian yang berbudaya.

Dari 9 Agenda Prioritas Nasional yang ditetapkan di era kepresidenan Joko Widodo tersebut program nomor 2 adalah: Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan.

Terkait dengan memperkuat daerah dan desa, maka pemerintah melalui Kememdes juga melakukan percepatan pembangunan desa dengan menetapkan 4 program prioritas dengan program pertama dan yang utama adalah PRUKADES (Produk Unggulan Kawasan Pedesaan) baik barang maupun jasa. Kabupaten Bogor sebagai salah satu kabupaten yang ada di Jawa barat, dikenal sebagai sebuah kabupaten yang banyak memiliki memiliki desa wisata.

Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya memajukan sektor pariwisata, salah satunya dengan memperbanyak desa wisata melalui Program Karsa Bogor Maju, yaitu dengan mulai ditetapkannya program desa wisata pada tahun 2019 ada 25 desa wisata, kemudian bertambah di tahun 2020 menjadi 35 desa, tahun 2021 menjadi 40 desa wisata dan pada tahun 2023 kini telah berkembang menjadi 61 desa wisata.

Dalam upaya turut serta berpartisipasi membangun SDM yang handal dan berkualitas, tim dosen prodi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Jakrta (AB PNJ) mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ke desa wisata yang terdapat di Kabupaten Bogor. Program tersebut adalah dengan memberikan pelatihan hostpitality dan kemampuan Bahasa Inggris Bidang Pariwisata, Khususnya untuk Para Local Tourist Guide, yang terdapat di beberapa Desa Wisata se Kabupaten Bogor.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan skill dan pengetahuan tentang pentingnya keramahtamahan atau hospitality dan juga perlunya kemampuan dasar berbahasa inggris dalam melayani wisatawan asing dan juga wisatawan domestik yg berkunjung ke objek wisata.

Pelatihan ini adalah manifestasi dari Tridarma Perguruan Tinggi, yang mencakup: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Pengmas).

Pengmas menghadirkan 3 narasumber yaitu: Dr. Drs. Supriatnoko, M.Hum., Drs. Anwar Mustofa, M. Hum., dan Wahyuda Kusumah, M.Pd. Pelatihan diikuti 30 orang pemandu wisata yang tergabung dalam ADESTA (Asosiasi  Desa-Desa Wisata) dan HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia).

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Dra. Mawarta Onida, M. Si. Selaku ketua pelaksana, dihadiri oleh 14 orang dosen AB, ketua ADESTA dan ketua HPI Kabupaten Bogor. Pelatihan didanai DIPA PNJ yang dilaksanakan di aula kantor desa Cileumbeur, Cisarua, Kabupaten Bogor, belum lama ini di tahun 2025. Adapun terselenggaranya pelatihan atas kerja sama Politeknik Negeri Jakarta, ADESTA, HPI, dan Kantor Desa Cileumbeur Bogor. (mars/red)

Related posts

Dinas Kominfo Menghabiskan Anggara 6 Miliar Untuk Pencitraan Bupati Dr,Hj Winarti SE,MH Terkuras Habis dan Tidak Transparan

admin@lennus

Minggu Kasih Kapolres Metro Jakut Monitoring dan Pengamanan di Gereja Katolik Regina Caeli

admin@lennus

Kecelakaan Tabrakan Antara Bis Anugrah Wisata Jurusan Palembang – Pagar Alam Dengan Mobil Terios Di Pelita Jaya Gunung Megang

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.