Probolinggo, Dugaan pemukulan terhadap seorang siswa berinisial HK di SDN Tulupari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, menjadi perhatian serius sejumlah masyarakat di kabupaten probolinggo.
Dugaan tindakan pemukulan terhadap HK sampai giginya patah di duga di lakukan oleh oknum guru berinisial DK. Pihak sekolah sendiri membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengaku telah mengambil sejumlah langkah setelah mengetahui persoalan yang menimpa siswanya.
Kepala sekolah SDN Tulupari mengatakan, pihaknya telah mendatangi rumah siswa yang dipukul oleh oknum guru dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab serta upaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Iya pak benar. Kalau pihak sekolah sudah mendatangi anak tersebut pak, dengan tujuan untuk bertanggung jawab dan meminta untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,” ujar kepala sekolah saat dikonfirmasi melalui pesan whatsap
Selain mendatangi keluarga siswa, kepala sekolah SDN Tulupari juga mengatakan telah memberikan peringatan kepada oknum guru yang telah memukul siswanya.
“Kalau kepada guru itu yang pasti kami sudah memberi peringatan juga pak,” katanya.
Lebih lanjut kepala sekolah SDN tulupari mengatakan,Pihaknya atas kejadian itu juga melaporkan kepada koordinator wilayah (korwil) dan Dinas Pendidikan kabupaten probolinggo.
“Dan kami sudah melaporkan ke ibu korwil dan Dinas Pendidikan bahwa ada kejadian pemukulan oleh oknum guru kepada siswa.tutupnya.
Sementara itu , salah satu masyarakat yang enggan namanya di publikasikan,mengutuk keras bahkan menurutnya akan melaporkan sendiri kepada dinas pendidikan untuk ambil tindakan tegas.
“Saya dengar kejadian itu,Dan pemukulan oleh oknum guru kepada siswanya mencoreng nama baik dunia pendidikan kabupaten probolinggo,bahkan saya dapat info kejadian pemukulan oleh oknum guru kepada siswanya di SDN tulupari juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.ungkapnya dengan nada geram
Ia menjelaskan,Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus menjaga keamanan peserta didik selama berada di lingkungan pendidikan.Dalam menghadapi perilaku siswa yang dianggap bermasalah, pendekatan pendidikan, pembinaan, dan komunikasi semestinya menjadi bagian penting dalam penyelesaian persoalan.
“Perihal kejadian itu,saya sendiri akan melaporkan kepada dinas pendidikan, kalau ada kejadian pemukulan kepada siswa yang di lakukan oleh gurunya.kalau oknum guru itu PNS atau ASN,maka saya minta untuk dipecat status kepegawaiannya,agar menjadi efek jera bagi oknum guru-guru yang lain, bahwa kekerasan terhadap siswa tidak dibenarkan dan biar kedepannya tidak terulang kembali kejadian serupa.jelasnya.
Ia menambahkan,kekerasan terhadap siswa perlu menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pihak di lingkungan sekolah.Bukan hanya mengenai siapa yang benar atau salah, tetapi juga mengenai bagaimana sistem pengawasan, mekanisme pengaduan, serta perlindungan terhadap siswa dijalankan.
