beritalennus.co.id TANGSEL – SMKN 8 Kota Tangerang Selatan mengadakan Gelar Karya Market Day dan Danor Darah.Sekolah yang baru saja berdiri selama 5 bulan itu memiliki 3 Kejuruan antara lain Perhotelan,Pariwisata dan Logistik. Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan orang tua siswa,Komite Sekolah,serta masyarakat sekitar.
Acara berlangsung di halaman sekolah SMKN 8 Tangsel Jalan.H.Gamat Gang.Rais- Buaran-Kecamatan Serpong-Tangsel
.Selasa,pagi (28/11/23).

Surya Wedi S.Kom salah satu guru SMKN 8 Tangsel mengatakan,kegiatan ini merupakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).Sebuah inovasi dalam kurikulum merdeka yang bertujuan untuk memberikan pembekalan pada siswa melalui serangkaian Projek belajar.Setiap siswa mempunyai kesempatan untuk menampilkan kemampuan dan karyanya selama pembelajaran P5 dan masing-masing memiliki bakat yang berbeda.
Oleh karena itu,sekolah dalam mendukung bakat mereka,memfasilitasi kegiatan Gelar Karya,Market Day dan Donor Darah yang kami buka secara umum supaya warga masyarakat sekitar juga bisa ikut hadir.”
“Setelah selama satu semester mereka belajar,banyak karya yang dipamerkan,antara lain dari bidang Agama,IPA,Bahasa Indonesia
,Bahasa Inggris,Matematika semua berkolaborasi menjadi satu.Masing-masing kelas mempunyai perwakilan dan booth,serta karya yang berbeda,”jelasnya.
Diantara nya mereka menampilkan Tarian Tradisional,para siswa menampilkan tarian dengan memakai pakaian adat Nusantara
,Solo Vokal,Tata Boga yang turut menjajakan berbagai macam makanan dan minuman hasil karya mereka.
Lebih lanjut dia mengatakan,metode pembelajaran P5 di kurikulum merdeka sangat bagus sekali dibandingkan metode pembelajaran yang sebelumnya.Siswa jadi lebih mandiri dan mempunyai kemampuan untuk bersaing nantinya.Kedepannya Program ini akan diadakan setiap 6 bulan sekali
,mungkin nanti pada semester genap, pungkasnya.
Surya Wedi juga berharap,melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan kepada warga masyarakat sekitar,bahwa dilingkungan wilayah mereka sudah ada sekolah SMK Negeri 8 dengan segala fasilitasnya.Dan ini juga sebagai bentuk apresiasi kami kepada seluruh siswa dalam menggali minat bakatnya,tutupnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ayat Drajat mewakili Kepala Dinas Pendidikan (KCD),”Sudah menjadi suatu kewajiban setiap Sekolah untuk menjalankan Metode Pembelajaran P5 kurikulum merdeka.Seperti yang kita ketahui lulusan SMK itu harus “BMW” bisa bekerja,melanjutkan dan berwirausaha,ujarnya.
“Kami juga apresiasi sekali,SMKN 8 yang baru berdiri dengan segala keterbatasannya mampu dan bisa menjalankan kewajibannya sesuai kurikulum merdeka.Saya berharap kegiatan ini dapat membekali siswa,menambah wawasan serta kepercayaan diri untuk siap menghadapi tantangan hidup yang semakin sulit,”tuturnya.
(Devry).
