beritalennus.co.id DiDuga Kepala Sekolah SMPN 3 Gunung agung,Kecamatan Gunung agung,Kabupaten tubaba,ada penympangan anggaran prasarana dan sarana sekolah pada tahun 2022 sampai 2023, akan segera dilaporkan.
anggaran yang dikucurkan pada tahun 2022 untuk pemeliharaan prasarana dan sarana sekolah cukup lumayan besar pertahunnya yang kepala sekolah (WAHYUDIN) realisasikan,yaitu triwulan1(22.745.000) triwulan2(17.415.000)triwulan3(28.190.000)diduga sangat fantastis,menelan anggaran(68.350.000).

Kemudian tahun 2023 juga cukup lumayan besar tapi dilihat dari anggaran tersebut baik dari plafon,atap,lantai,bangku banyak yang sudah mengalami kerusakan parah saat tim kroscek dilapangan,sepertinya anggaran prasarana dan sarana tersebut cukup lumayan besar tapi tidak sesuai dengan kenyataannya bahkah banyak keluhan siswa mereka kurang nyaman untuk melakukan pembelajaran disekolahan SMPN 3 gunung agung tersebut yang dikelola oleh(WAHYUDIN).
Bukankah setiap anggaran harus berguna bagi kenyamanan dan ketentraman siswa dan siswi belajar,tapi kenapa kepala sekolah SMPN 3 gunung agung(WAHYUDIN)mementingkan yang sekiranya tidak seberapa di realisasikannya bukan anggaran dana BOS itu harus diutamakan untuk kenyamanan siswa dan siswinya belajar.
kemudian tim meminta agar kepada para guru guru agar dapat menghubungi kepala sekolah SMPN 3 gunung agung,tapi sangat disayangkan mereka tidak bisa alias sepertinya mereka takut ada teguran dari kepala sekolahnya(WAHYUDIN)seolah olah kepala sekolah sudah menitip pesan agar para guru guru apabila ada pihak jurnalis memonta nomor hendfon atau menghubungi jangan mau,ungkap mereka saat dikomfirmasi,diduga ada apa dengan kepala SMPN 3 gunung agung tersebut(WAHYUDIN)sepertinya elergi dengan pihak jurnalis.
bukankah kami selaku kontrol sosial menghimbau agar kepala sekolah SMPN 3 gunung agung agar dapat memberi peluang agar dapat mengkontrol bantuan dana BOS yang dikjcurkan di SMPN 3 gunung agung agar tidak terjadi penyimpangan atau penyelewengan anggaran yang dikucurkan pemerintah tapi seolah olah tidak mau di kritik oleh pihak jurnalis saat turun dilapangan.

itulah hasil tim saat turun dilapangan dugaan keras kepalA sekolah SMPN 3 gunung agung ada penyimpangan anggaran dana BOS baik prasarana dana sarana sekolah yang menelan anggaran cukup lumayan besar dari tahun 2022 sampai 2023 diduga menuai pertanyaan bagi kalangan publik.
kami meminta kepada imspspektorat dan BPK agar dapat meng audit ulang anggaran yang dikucurkan di SMPN 3 gunung agung yang dijabat kepala sekolah(WAHYUDIN)karna diduga banyak ditemukan kejanggalan kejanggalan yang terjadi saat tim turun dilapangan,agar dana BOS yang dikucurkan pemerintah dapat berguna bagi siswa dan siswi belajar baik ruangan atau lain sebagainya,jangan sampai dana tersebut dipergjnakan untuk kepentingan pribafi dan kepantingan kelompok karna dapaterugikan keuangan negara sesuai dengan UU nomor 31 tahun 1999,tentak tindak pidana korupsi,karna dapat dipenjara sesuai dengan hak dan aturan penegak hukum dan pemerintah.
Tim/Red.
