Berita Ekonomi Global Home Politik Sosial

DI TENGAH HIRUK PIKUK PASCA COVIT DAN MENJELANG BULAN SUCI RAMADHAN MASYARAKAT KRANGGAN MERASA SENANG TERIMA BANTUAN SOSIAL BERAS BULOG PEMERINTAH

beritalennus.co.id Tangerang Selatan – Kondisi ekonomi masyarakat saat ini memang butuh perhatian pemerintah,di pastikan setelah pasca covit dan menjelang memasuki bulan rhamadan semuanya sangat berpengaruh,hal ini di rasakan sekali terutama buat mereka keluarga dengan pendapatan sehari-hari yang termasuk golongan6yy ekomomi menengah ke bawah.

Bertepatan dengan penyerahan bantuan beras bansos bulog dari pemerintah pusat,tepat setelah sehari kunjungan Presiden Ri.Joko Widodo ke Wilayah Tangsel senen (20/2) dalam rangka penyerahan bantuan buat UMKM Mekar warga Tangsel di lapangan cilenggang dan bantuan pangan di aula dinas pertanian dan ketahanan pangan,tandon ciater serpong secara langsung keesokanya serempak 54 kelurahan di 7 kecamatan yang ada.

Kelurahan Kranggan,Kecamatan Setu adalah salah satunya,terlihat di bagian ruangan dalam beras dan telur selain beras yang di sedang di salurkan kepada masyarakatnya di aula,di bawah penanganan para staf dan kasi kesos setempat.

Poto : Madih.SE.Lurah Kranggan

Madih.SE.Lurah Kranggan,yang di temui langsung kepada media ini mengutarakan,’Apa yang saat ini terlihat betapa masyarakat saya berbondong-bondong datang untuk menerima bantuan sosial berupa beras melalui TNI/Koramil yang isinya 10kg untuk sebanyak 132 Kk yang namanya sudah di terima tersebar di 7 Rw dan 23 Rt’.Seorang ibu Masni Rohani dari perumahan Citra Prima serpong,terlihat menerima beras dari Subhan staf Kesos,dirinya berterimaksih dengan bantuan ini bisa membantu meringankan beban keluarganya mengingat juga harga beras yang terus melambung.

Selain itu sehari sebelumnya sudah di serahkan juga berupa bantuan dari Dinas Pertanian & Ketahanan pangan berupa berupa beras,telur,tepung terigu dan minuman kacang hijau kotak yang di khususkan bagi ibu-ibu yang putra/putrinya perlu penanganan gizi stunting.

Memang jika membicarkan terkait stunting,saya selaku Lurah di sini sangat berharap adanya penurunan angka,untuk itu perlu keseriusan dan penanganan yang terarah semisal sosialisasi edukasi dari pihak terkait, mulai remaja sebelum berangkat ke jenjang pernikahan sampai kepada mereka mulai menata keluarga sampai di karuniai seorang anak.

Pemahamanya menurut lurah Madih,bagaimana peran pemerintah dan instansi terkait mampu mampu memfasilitatori dan yakin bahwa stunting atau penanganan gizi buruk ini bisa di atasi perlahan tapi pasti,tuturnya…Semoga

(doe_ron)

Related posts

Cegah Covid 19, Babinsa Kodim 0601 Pendeglang Ingatkat Warga Patuhi Protokol Kesehatan

admin@lennus

Polsek Balaraja Polresta Tangerang Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80 Tingkat Kecamatan Balaraja Tahun 2025

admin@lennus

HUT Ke-15 Partai Gerindra Gelar Acara Senam Bersama; Mengusung Tema Bergerak Bersama Bangkitkan Indonesia Raya

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.