beritalennus.co.id Kabupaten Tangerang – Warga kampung Barahat desa cileles Kecamatan Tigaraksa, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah namun sudah lama bertahun-tahun tak kunjung di perbaiki, jalan rusak tersebut sepanjang 500 meter
Pantauan beritalennus.co.id kamis 19 September 2024, jalan rusak tersebut terletak di kampung Barahat Gardu RT03/06 desa cileles Kecamatan Tigaraksa, kabupaten Tangerang, Jalan ini merupakan akses penghubung antara desa cileles menuju desa cikareo kecamatan solear

Udin salah satu warga kampung Barahat mengeluhkan kondisi jalan yang sangat rusak parah,
“Jalan antar desa tersebut adalah jalur mobilitas perekonomian warga dan lalu lintas pelajar yang akan menempuh pendidikan di sekolah”,
Udin, warga kampung Barahat desa cileles Kecamatan Tigaraksa berharap pemerintah setempat dapat segera memperbaiki jalan yang kondisinya rusak parah itu.
“Jalan ini sudah lama pak rusak, apalagi jalan ini rame kalau pagi, karena jalur perekonomian warga dan anak sekolah lalu-lalang di jalan ini,” kata udin, di kampung Barahat, Sabtu 21/09/24
Ia mengharapkan kepada pemerintah daerah ataupun dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan penghubung antar desa yang kondisinya rusak parah itu.
“Ya harapannya untuk pemerintah terkait sih agar segera memperbaiki jalan itu, karena sangat bahaya, sering anak sekolah bahkan warga yang membawa hasil bumi terjatuh,” katanya lagi.
Selanjutnya Iwan yang setiap hari melintasi jalan tersebut mengatakan, akibat dari rusaknya jalan tersebut sudah banyak pengguna jalan yang celaka di jalur itu.
“Selain sering menimbulkan kecelakaan dan pecah ban, jalan itu kalau sudah musim hujan sangat licin, hampir seluruh badan jalan berlubang dan tergenang air pada saat musim hujan” ujarnya

Dia menambahkan, bahkan truk dan mobil angkutan barang milik warga sering mengalami kerusakan, sampai tergelincir dan terguling saat membawa hasil bumi.
Ia berharap agar pemerintah daerah senantiasa memperbaiki jalan tersebut, karena tingginya mobilitas pergerakan ekonomi di jalan tersebut.
“Harapannya, segera diperbaiki, karena jalan tersebut setiap hari dilintasi warga, dan bahkan karena tingginya mobilitas, jalan tersebut tidak pernah sepi,” tuturnya
(Bagas/Ernita)
