Berita Daerah Ekonomi Global Home Hukum & Kriminal Politik Sosial

Anggaran Pokir Dewan Ustur Ubadi (PKB) Diduga Terbuang Sia-Sia, Proyek Penataan Lapangan Volly RW 09 Perum Kirana Dinilai (Gatot) Gagal Total

beritalennus.co.id Kabupaten Tangerang, Banten –Proyek penataan lapangan Volly di kawasan Perumahan Taman Kirana Surya RW 09, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan warga.

Proyek yang bersumber dari anggaran Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ustur Ubadi, dinilai gagal dan tidak memberikan hasil yang diharapkan. S𝕖𝕟𝕚𝕟 𝟡 Juni 2025

Proyek yang Memakan anggaran sebesar Rp.99.123.000 yang dikelola melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, proyek ini seharusnya memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar. Namun, realisasinya justru menimbulkan kekecewaan. Warga menilai pengerjaan proyek terkesan asal-asalan dan tidak sesuai standar konstruksi.

“Sepertinya tukangnya tidak berpengalaman, apalagi jumlah pekerja juga terbatas. Hasilnya ya seperti ini, gagal, hancur tak sesuai harapan bahkan pada saat pengerjaan Mobil Ready mix Merusak sejumlah fasilitas diantaranya hancurnya drainase (SPAL) dan Memutus Kabel Induk PLN salah satu rumah warga,” ujar seorang warga

Proyek ini dikerjakan oleh CV. SHAFANA KARYA BERSAMA menelan anggaran hampir 100 juta, namun hasil pengecoran beton pada lapangan dinilai tidak maksimal. Beberapa warga bahkan menyebut bahwa pihak pelaksana tidak cermat dalam menghitung kebutuhan kubikasi cor, sehingga kualitas proyek menjadi buruk sejak awal.

“Kami harap anggota dewan tidak asal tunjuk kontraktor. Kalau hasilnya seperti ini, proyek yang memakai uang rakyat hanya terbuang sia-sia,” ujar warga.

Warga juga mempertanyakan fungsi pengawasan dari dinas terkait maupun dari pihak legislatif sendiri. Mereka menuntut agar pelaksanaan proyek publik semacam ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami ingin pembangunan yang berkualitas, bukan proyek tambal sulam atau hanya demi keuntungan pribadi,” tambahnya.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang terkait temuan dan keluhan warga tersebut. Masyarakat berharap ada tindak lanjut berupa audit proyek dilokasi tersebut.

(Tim)

Related posts

Kolaborasi Lintas Sektor, Posyandu ILP Cisoka Resmi Dibentuk​

admin@lennus

Pameran Bonsai Merdeka di Tangsel, Benyamin; Ajang Apresiasi Seni dan Lingkungan Hidup

admin@lennus

Politeknik Negeri Jakarta Gelar Pelatihan Pelayanan di Kelurahan Curug Depok

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.