Berita Daerah Ekonomi Global Hukum & Kriminal Sosial

HABISKAN MILYARAN PROYEK SI BENTENG TIDAK BERDAMPAK

beritalennus.co.id Berawal dari perencanaan yang kurang matang dari proses awal beroperasinya angkot benteng Keluar dari dealer mobil plat merah mandeg 1 tahun

Memiliki 80 armada dengan sembilan rute yaitu, rute Gandasari-Gajah Tunggal, Gajah Tunggal-Kampung Ledug, Taman Cibodas-Situ Bulakan, Terminal Cimone-Pasar Lama, Perumahan BTN Pasir Jaya-GOR gandasari. Selain itu, ada juga rute Terminal Cimone-Koang Jaya, Terminal Cimone-Jalan Dipati Unus-Jalan Ganda Sari, Terminal Cimone-GOR Pabuaran Tumpeng dan Kavling Perkebunan Raya-RS Melati.

Bus Tayo memiliki empat koridor yaitu koridor satu rute Poris Plawad-GOR Jatiuwung-Jatake, koridor dua rute Poris Plawad-Cibodas, koridor tiga rute Ciledug-Tangcity dan koridor empat ialah rute Cadas-Pintu Masuk M1 Bandara Soetta. Di setiap koridor tersedia 10 armada

Terlihat trayek tersebut baik buat masyarakat tapi sebenarnya apakah berguna dana yang dikeluarkan sebesar miliyaran untuk menjalankan program tersebut, proses kegiatan tender itu pertama digulirkan oleh dishub dan dimenangkan oleh PT TPM dimana penerimaan dari pembayaran biaya tarif angkot dan bus tersebut di setor langsung dari pengemudi angkot dan bus kepada PT TNG melalui scaning barcode karena penumpang hampir seluruhnya belum menggunakan pembayaran secara online.

Pada dasarnya bisa dilihat hanya 2 trayek yang cukup pada jam-jam tertentu terdapat penumpang yang banyak, kalau trayek yang lain praktis kosong dan sepi.
Anggaran 11 milyar habis digunakan untuk subsidi terhadap gaji pengemudi serta pemeliharaan kendaraan yang dikelola oleh PT TPM sedangkan PT TNG sebagai penerimaan pembayaran secara barcode dan scaning diperkirakan setoran tiap trayek adalah berbeda-beda antara 20.000 sampai 80.000 sedangkan untuk Bus TAYO diperkirakan antara 100.000 sampai 200.000, Hendaknya pemasukan ke pihak PT TNG adalah mobil angkutan kota yang ditarget 100 km perhari dengan perhitungan dari jam 6 sampai jam 8 bagi para pelajar gratis, dan jam 1 hingga jam 5 sore adapun jam operasional angkutan tersebut sampai jam 9 malam.

Ketua umum Perkumpulan PERANGKAP Andri Ferdinan Silaban ” mungkin perlu ditinjau kembali pelaksanaan dari trayek yang sepi tolong ditutup sedangkan yang ramai dipertahankan karena proyek si Banteng ini terasa kurang bermanfaat bagi masyarakat karena jadwal yang tidak jelas serta unit yang sedikit sedangkan anggaran fantastis”

Tim/Red

Related posts

BRI KC Bandara Soetta Serahkan Manfaat Asuransi Jiwa BRILifekepada Nasabah Pinjaman

admin@lennus

Bupati Budi Utomo Menghadiri Peringatan Ke XXVI Hari Ekonomi Daerah 2022 Secara Virtual Dinas Bupati

admin@lennus

PEMERINTAH TIUH MARGA JAYA INDAH MELAKSANA KAN PEMBAGIAN (BLT) DANA DESE DD DARI JANUARI SAMPAI MARET TAHUN ANGGARAN 2025

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.