beritalennus.co.id Tulang Bawang Barat Lampung – Benarkah di dunia ini tidak ada Manusia jujur pantas kah kata itu keluar dari setetmen seorang abdi Negara Aparatur, kepala Tiyuh/Desa Indraloka Dua,Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung NP. apa niat dan tujuan NP mengirim pesan whatsapp ( WA )kesalah satu tim jurnalis media ini mengatakan, ” Di dunia ini tidak ada Manusia yang jujur dan sempurna,”ucap NP. (10/9/22)
NP mengrim kan pesan whatsapp ( WA) kepada tim jurnalis media ini pada sabtu 3/9/22 pukul 17,43 WIB, sudah sebrobrok ini, mental dan moral Abdi Negara,oknum kepala Tiyuh/Desa Indraloka Dua NP tak sungkan mengatakan kata yang tak layak di ucap kan sebagai tokoh publik yang seharus nya menjadi panutan bahkan tauladan masarakat Indraloka dua dalam ber tutur kata bahasa dan prilaku.
Dari ucapan oknum kepala tiyuh/desa NP tim media mencoba meminta pendapat dan setetmen dari masarakat sekaligus aparatur tiyuh/desa indraloka dua yang tak mau di sebutkan nama nya ber pendapat,” Yaaa.. Mas nya harap maklum laaah..mungkin bapak kepala Tiyuh/Desa stress mas..bayak permasalahan di Desa kami,jadi maaf mungkin beliyau kurang kontrol dalam berbahasa dan penulisan kata-kata,” Ungkap nya. Konfirmasi berlanjut dengan pertanyaan,kiranya bisa kami tau, bayak permasalahan apa yang terjadi di tiyuh/desa ini hinga anda mengatakan mungkin bapak kepala tiyuh/desa NP stres,”mas nya ini pura-pura gak tau apa mau ngambil pernyataan saya,” Kata nya singkat.
Dalam pantauan media ini memang bayak permasalahan yang timbul di Tiyuh/Desa Indraloka Dua Kecamatan Way Kenanga Tulang Bawang Barat Lampung. Sosialiasi tukar guling tanah jalan desa dengan CV Agri Strach yang tak berjalan sesuai harapan yang sudah menghabiskan angaran sosialisasi sebesar Rp Tiga Puluh Tiga Juta ( 33,000,000 )Rupiah, yang sumber dananya dari CV agri Strach, belum jelas siapa yang bertangung jawab atas dana sosialisasi.
Bahkan protes Masarakat berlanjut dengan membentangkan sepanduk penolakan di lokasi Jalan yang akan di tukar guling oleh Tiyuh/Desa di depan pintu masuk CV Agri strach, yang di kordinatori oleh Ketut Sibang warga suku 01 Rt 01 Indraloka Dua, menyatakan menolak tukar guling karena bila terjadi, jalan menuju kebun dan makam masarakat akan ditutup, yang belum ditangapi dan di jawab oleh NP sampai saat ini.
Belum usai protes penolakan warga terkait tukarguling jalan Tiyuh/Desa dengan CV Agri Strach yang nilai nya di duga mencapai Rp Tiga Ratus Lima Puluh Juta ( 350,000.000 )Rupiah,diwaktu lain warga mengadu ke salah satu Lembaga Swadaya masarakat ( LSM ) terkait dugaan kepala Tiyuh/ desa NP menjual yang di perkirakan aset Desa berupa tanah Ristan ( R ) secara sepihak yang sudah bersetifikat atas nama Muyoto kepada CV Agri Strach.
Tanpa adanya berita acara musawarah Desa, kasus nya berlanjut dengan dilaporkan nya NP ke APH Polres Tubaba dan meyeret bayak saksi Masarakat dan Aparatur Desa, dari informasi yang di terima tim media ini APH Polres Tubaba akan segera memanggil Maksum ketua Badan Permusawarahan Tiyuh ( BPT ) dan Maryoto sebagai saksi kunci pencairan uang pembayaran tanah dari CV Agri Strach.
Untuk pernyataan NP yang tidak patas tim mencoba berkordinasi meminta pendapat Pejabat camat way kenanga yang dihubungi via Whatsapp namun belum ada jawabpan,tim kemudian menghunbungi salah satu angota DPRD Tubaba RS wakil rakyat dapil Way Kenanga, menyatakan tangapan nya lewat pesan whatsapp,” Yaa… Sebenarnya itu kurang pantas mas..kalau mengatakan manusia di dunia ini tidak ada yang jujur,apa lagi kepala Desa, yang dipilih Rakyat untuk menjalan kan roda pemeritahan Desa,yang dituntut untuk jujur tranfaran dalam segala hal dan di sumpah, dengan kejadian yang menimpa nya kita doakan NP kedepan bisa berubah menjadi yang lebih baik..yaa mas,” Pungkas RS.
(Dedi)
