Berita Ekonomi Home Pendidikan Sosial

DEMO SMAN 5 TANGSEL TERKAIT PPDB TAK BERDASARKAN DAN PERLU KEDEWASAAN BERSIKAP UNTUK MEMAJUKAN DUNIA PENDIDIKAN

beritalennus.co.id Tangsel – Tak ada sekolah yang tak mempunyai permasalahan, ketika proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), terutama umum di hadapi Sekolah Negeri di sekolah lanjutan seperti SMA Negeri.

Terkait demo warga yang terjadi di SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan, beberapa hari belakang ini nampaknya terjadi blunder,pasalnya 7 dari anak warga RW.012 di Perumahan Puri Bintaro Hijau, Kel.Pondok Aren, lewat orang tua dan sebagian warga yang bersimpati berharap ingin menyekolahkan anaknya di sekolah ini, hanya bisa di terima 4 orang , oleh sebab terlempar dari jalur zonasi dan merasa jarak antara sekolah dan rumah masing-masing secara logika masih dekat dengan sekolah dan bisa di terima normatif, ini inti persoalanya. (23/7/23)

Hal tersebut seperti di utarakan Tokoh masyarakat Pondok aren yang juga Penasehat LSM.Penamas/Lembaga peduli pendidikan, Darwih Abd.Syukur MT. ditambahakan Darwih,”Jadikan sarana pendidikan tempat sebagai anak kita menuntut Ilmu, dan serahkan segala sesuatu mulai dari seleksi siswa baru, pengembangan bakat sampai kepada prestasi kepada pihak sekolah, yakni guru2 yang mengajar di sekolah tersebut, artinya kita percayakan segala sesuatunya jangan ada interfensi dan politisasi,termasuk apa yang di harap warga kepada pihak sekolah di SMAN 5 Tangerang Selatan, paparnya.

Perlu menjadi catatan, selaku tokoh di Pondok Aren dan salah satu penasehat lembaga yang peduli dengan kemajuan pendidikan di Banten ini,yang pertama, Terkait zonasi jarak termasuk juga bina lingkungan, pastinya pihak SMAN 5 Tangsel sudah melakukan seleksi sesuai juklak dan juknis PPDBTahun ini, pastinya masyarakat tak perlu lagi mencurigai pihak panitia dan Kepala Sekolah, karena sudah banyak warga khususnya Rw.012 perumahan puri bintaro hijau, yang sudah di terima berarti demo warga yang terjadi hanya bagian kecil yang tidak terpuaskan dan perlu intropeksi ke depan.Ke dua, berikan kontribusi yang positif, untuk bagaimana selaku pengurus Rt dan Rw bisa bekerjasama memberdayakan anggota lingkungan untuk kemajuan dan hal-hal yang positif dengan pihak SMAN 5 Tangsel, jadi bukan hanya mempersoalkan zonasi putra/i nya di era PPDB saja.

Hindari hal kebencian terlebih anarkis,kalau yang saya dengar ada isyu warga ingin memblokir jalan,yang mau masuk akses sekolah kalau tuntutanya tidak penuhi, sebaiknya hal itu tidak perlu di lakukan, alias tak akan menyelesaikan masalah, kalaulah pihak SMAN 5 Tangsel sudah bisa memberikan solusi untuk memberikan kesempatan 4 orang siswa semestinya itu perlu di apresiasi oleh pihak kompleks Puri Bintaro Hijau khususnya warga Rw.012, itu merupakan wujud dan bukti perhatian dan kepedulian pihak SMAN 5 Tangsel, walau hasilnya sudah pasti melalui pertimbangan yang matang, pungkasnya di ujung wawancara.

Kepala Sekolah SMAN 5 Tangsel, Suhermin MPd, ketika di wawancarai awak pers terkait demo warga,menurutnya pihak sekolah sudah menjalankan proses sesuai dengan petunjuk juklak/juknis yang di tetapkan Dinas Pendidikan Prov.Banten, adapun keluhan warga terkait zonasi yang tak di terima, semua tak ada yang di tutup-tutupi, panitia PPDB sudah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, namun kami tak bisa memberikan keputusan maksimal kepada warga di sekitar Kompleks ini karena keterbatasan ruang belajar yang ada.

( doe2/Mci_bnt 1)

Related posts

HMP Agendakan Acara Special WORKSHOP Se-Banten 31 Agustus 2024

admin@lennus

FWJI Siap Bersinergi & Berkolaborasi Bersama Djafar Ngabalin Dalam Program Tren Untuk Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengentasan Kemiskinan

admin@lennus

Halah Bihalal FORSIA SMEA 14 / SMKN 19 Dengan Tema: Sucikan Hati Dalam Silaturahmi

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.