beritalennus.co.id Sumatera Selatan – Puluhan Masa Gabuungan LSM,Wartawan & Mahasiswa mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera selatan menyampaikan 5 tuntutan dalam orasinya ialah
Pertama masa ini mendukung kepolisian republik Indonesia dalam memberantas tindakan diskriminasi dan kekerasan terhadap oleh premanisme terhadap aktivis LSM,wartawan dan mahasiswa di Sumsel
Kedua bersihkan instansi pemerintah dan perusahaan dari premanisme
Ketiga hentikan kekerasan dan premanisme terhadap aktivis LSM,wartawan dan mahasiswa dalam menjalankan tugas sebagai fungsi kontrol sosial ‘ ujar Rahmad sandi sebagai koordinator aksi “
Keempat meminta untuk menindak tegas dan menangkap pelaku kekerasan premanisme terhadap aktivis LSM , wartawan dan mahasiswa yang terjadi selama ini di Sumsel
Kelima tegakan hukum seadil-adilnya demi terciptanya tatanan pemerintahan yang bersih tanpa ada lagi kekerasan dan tangkap aktor intelektual nya untuk segera di adili imbuhnya.
Rahmad sandi juga menjelaskan aksi ini ialah buntut dari aksi damai sebelumnya di Kejari kabupaten muara Enim terkait indikasi korupsi
Jadi sewaktu kejadian ternyata ada oknum premanisme yang mengacaukan aksi tersebut sedangkan dari rekaman Vidio aksi yang kita lihat ternyata seperti ada kode dari pihak oknum Kejari kab.muara Enim untuk membubarkan orasinya,oknum tersebut diduga kasi Intel .
Kami datang kesini menggelar aksi demo agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi di Sumsel serta berharap kepada Kejati Sumsel untuk menindaklanjuti hal tersebut tambah “rahmat.
Setelah berunjuk rasa di Kejati Sumsel pihaknya juga akan beraudensi dengan Polda sumsel
Sementara itu evanton aktivis bumi Sriwijaya , menyampaikan dua poin dalam orasinya
Pertama mendesak kapolda Sumsel untuk mengintruksikan semua jajaran nya agar menindak tegas semua onum pembubaran demonstrasi
Kedua meminta kejaksaan tinggi Sumsel untuk segera turun tangan dalam mindak lanjuti peristiwa yang terjadi dalam unjuk rasa di kejaksaan negeri kabupaten muara Enim
Tim lennus
