beritalennus.co.id Sulawesi Tenggara – Pada hari ini Rabu 19 Maret 2025 , salah satu tim media pemberitaan lennus mengungkap temuan pembangunan saluran tersier didesa tawaaro mbadaka kecamatan Tinondo Koltim provinsi Sulawesi tenggara
Tidak sesuai pekerjaan pembangunannya dan berbahan bangunan material tanah.
Pembangunan saluran tersier tersebut ketika seorang kepala tukang memberikan ketenangan kepada tim mengatakan Seumur saya jadi tukang Baru saya dapat pembangunan berbahan material campuran Tanah.
Bukan hanya itu, upah tukang hanya 90 ribu per meter
Pekerja mengklaim upah tersebut, tapi tidak ada tanggapan oleh kepala desa’ tersebut.mereka terpaksa bekerja karena terdesak biaya lebaran cetusnya.

Hingga Media Berita Lensa Nusantara memberitakan , beberapa aparatur negara datang meninjau langsung ke TKP Membenarkan adanya pembangunan tersebut tidak efektif pekerjaan dan menyalahi aturan petunjuk juknis pekerjaan ini.
Bukan hanya Tim dari lembaga LAI /kgssai senantiasa mencermati, meneliti tentang kinerja pemerintah desa’ tawaro mbadaka sejak tiga periode jabatan yang di embannya.

Sudah terlalu banyak merugikan negara’ dan masyarakatnya dan juga seluruh aparatur pemerintah yang terlibat dalam proses infrastruktur pembangunan desa’ senantiasa Selalu berada di koridor aturan yang berlaku.
Dan ini menjadi temuan yang sangat perlu di tangani, oleh seluruh istansi terkait khususnya inspektorat, BPK KPK dan APH apabila seluruh yang tekait Menjadi bahan acuan sebagaimana mestinya.
(Imran/Jamsir)
