Berita Daerah Ekonomi Global Hukum & Kriminal Politik Sosial

Politeknik Negeri Jakarta Gelar KPKM Perkuat UMKM di Era Digital

beritalennus.coi.id Depok – Prodi Administrasi Bisnis Terapan jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta (ABT AN PNJ) menggelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (KPKM), dengan bertajuk “Pedampingan dan Peningkatan Kapasitas UMKM Kampung Lio Dalam Rangka Peningkatan Daya Saing”, bertempat Rt.03/Rw.19 Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, (5/7/25).

KPKM merupakan upaya nyata akademisi untuk memberdayakan pelaku UMKM setempat agar mampu bersaing di era digital dan memperkuat usaha mereka sehingga dapat berkelanjutan. Dimana KPKM kerjasama antara P3M PNJ dengan Bappeda Kota Depok, sebagai bentuk kepedulian akademisi terhadap masyarakat sekitar Kampus PNJ. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Mou yang ditanda tangani oleh pimpinan PNJ dengan Bappeda Kota Depok, pelaksanaannya 2 yang tahun lalu, selama 5 tahun kedepan.

Selain itu, kegiatan pendampingan ini menghadirkan rangkaian pelatihan yang komprehensif, dimulai dari aspek hukum untuk UMKM dengan narasumber ahli dan sekaligus pengaju proposal kegiatan tersebut yaitu, Dr. Nining Latianingsih SH MH (dosen Hukum Bisnis ABT AN PNJ). Pelatihan aspek hukum memberikan pemahaman pentingnya legalitas usaha, perizinan, hak kekayaan intelektual, dan perlindungan konsumen yang harus dipenuhi oleh pelaku UMKM agar usaha mereka berjalan sesuai regulasi dan mendapatkan kepercayaan pasar.

Kemudian administrasi usaha, disampaikan Dr. Dra. Iis Mariam M.Si (dosen ABT AN PNJ). Untuk digitalisasi pemasaran praktisi, Mahar Azhari Alamsyah. S.kom dari PT. Indokreatif Nusantara. Selanjutnya pelatihan teknik memotret produk yakni, Naufal Hadi Makarim seorang praktisi industri kreatif dan profesional. 

Terkait pelatihan administrasi usaha menitik beratkan pada pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan stok, serta dokumentasi transaksi yang rapi dan sistematis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha sehingga UMKM dapat mengelola usahanya dengan lebih efisien dan mudah mengakses pembiayaan atau bantuan pemerintah.

Salah satu fokus utama pendampingan adalah digitalisasi pemasaran. Para pelaku UMKM dibekali kemampuan menggunakan platform digital, khususnya WhatsApp Bisnis, untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan penjualan produk mereka. Pendampingan ini juga mencakup sosialisasi penggunaan e-wallet sebagai metode pembayaran non-tunai yang praktis dan aman, sehingga transaksi usaha menjadi lebih efisien dan menarik bagi konsumen modern.

Pelatihan teknik memotret produk menjadi bagian penting dalam mendukung pemasaran digital, yang disampaikan oleh Narasumber praktisi kota Depok yaitu Naufal Hadi Makarim, STR Ds. Dimana Peserta diajarkan cara mengambil foto produk yang menarik dan profesional menggunakan perangkat sederhana, sehingga produk UMKM dapat tampil lebih menarik di media sosial dan platform penjualan online.

Kualitas visual produk yang baik diyakini dapat meningkatkan minat beli konsumen dan memperkuat citra merek UMKM Kampung Lio.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Ketua UMKM Kampung Lio, Susi  yang juga ibu Rt. 03, ia mengharapkan, pelatihan ini dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha dan membuka peluang lapangan kerja baru di lingkungan Kampung Lio. 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok yang diwakili oleh Koordinator UMKM kota Depok, Andi Nur Aminah S.Sos, menyampaikan materi untuk pelatihannya di Kota Depok dengan judul membangun strategi dan pengembangan bisnis UMKM. Ia mengapresiasi inisiatif ini dan memberikan dukungannya dalam memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian lokal.

Perlu diketahui, pendampingan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi antara akademisi, Pemerintah Daerah, dan komunitas lokal. Jurusan AN   Politeknik negeri Jakarta mempunyai program inovasi digital yang sudah diterapkan di beberapa Desa Wisata di Jawabarat antara lain: Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang dan rencana selanjutnya di beberapa Kabupaten/Kota  di Jawa Barat.

Adapun nama produk Webnya ialah: sidewinesia (sisem informasi desa wisata Indoaneisa) yang merupakan wadah untuk promosi desa wisata di Indonesia, serta Sipumdewi (system informasi pengembangan UMKM desa wisata). Dua web digitalisasi ini hasil dari penelitian LPDP dalam program RisPro serta hasil  program Marchingfund. 

Dengan pendekatan yang menyeluruh mulai dari aspek hukum, administrasi, hingga digitalisasi dan pengemasan produk, diharapkan UMKM Kampung Lio dapat bertransformasi menjadi pelaku usaha yang lebih profesional dan kompetitif di pasar regional maupun nasional.

Dalam kesempatan ini diucapkan kepada Forum komunikasi Dosen Indonesia (FKDI) yang selalu memberikan support Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. “Kedepan, program semacam ini akan terus dikembangkan dengan penambahan modul pelatihan lanjutan serta pendampingan pemasaran digital yang lebih intensif, sehingga UMKM Kampung Lio dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dan meningkatkan daya saingnya secara signifikan.

Kegiatan pendampingan dan pelatihan hari ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem UMKM di Kampung Lio, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif yang berkelanjutan di Kota Depok.(Red)

Related posts

Di Khawatirkan” Pembangunan Tower BTS Di Desa Cikuya Kec Solear, Aktivis : Sangat Berbahaya Jarak Radiasi Tower Terlalu Dekat Dengan Permukiman

admin@lennus

Ribuan Kader Partai PDIP Kabupaten Tangerang Antusias Memenangkan Ganjar – Mahfud

admin@lennus

Ketua Porjil Tubaba Pendi,SH Pimpin Langsung Rapat Koordinasi Internal Dalam Rangka Program Kerja Tahun 2022

admin@lennus

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.